Nusantara

Motor Trail Dilarang Beraktivitas di Taman Hutan Rakyat Raden Soerjo

INDOPOSCO.ID – Unit Pengelola Teknis (UPT) Taman Hutan Raya (Tahura) Raden Soerjo melarang aktivitas masyarakat yang menyalurkan hobi dengan menggunakan kendaraan bermotor jenis trail di kawasan konservasi di wilayah Jawa Timur itu.

Kepala Taman Hutan Raya (Tahura) Raden Soerjo, Ahmad Wahyudi di Kota Malang, Senin mengatakan bahwa penutupan akses bagi masyarakat yang menggunakan motor trail di kawasan konservasi tersebut dilatarbelakangi sejumlah alasan.

“Kegiatan trail itu akan merusak tanah hutan akibat tergerus ban yang bisa menyebabkan erosi. Dari sisi suara kendaraan itu, juga mengganggu satwa yang ada di kawasan konservasi,” kata Wahyudi kepada ANTARA.

Sebagai informasi, wilayah Tahura Raden Soerjo secara administratif berada di enam wilayah yang ada di Jawa Timur, yakni Kabupaten Mojokerto, Kabupaten Malang, Kabupaten Jombang, Kabupaten Pasuruan dan Kota Batu.

Luas kawasan konservasi tersebut mencapai 27.868,30 hektare dengan rincian sebanyak 22.908,3 hektare merupakan kawasan hutan lindung dan sebesar 4.960 hektare merupakan Kawasan Cagar Alam Arjuno-Lalijiwo (PHPA).

Dalam beberapa waktu terakhir, ada peningkatan aktivitas masyarakat yang menyalurkan hobi menggunakan motor trail di kawasan konservasi tersebut. Aktivitas tersebut, menyebabkan kerusakan pada wilayah konservasi dan mengganggu satwa.

Wahyudi menjelaskan, aktivitas masyarakat yang menggunakan motor trail di kawasan konservasi menyebabkan tergerusnya tanah atau erosi yang dalam. Kerusakan itu, menyebabkan terganggunya proses penyerapan air ke dalam tanah.

Menurutnya, dengan adanya gangguan penyerapan air ke dalam tanah, maka akan menyebabkan aliran air yang berada di permukaan akan sangat besar pada saat terjadi hujan deras. Dalam jangka waktu yang lama, juga bisa memicu terjadinya longsor.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button