Nusantara

Bupati HSU Nonaktif Ngaku Cuman Terima Suap Rp11,5 Miliar

Bupati HSU dua periode ini menyatakan, apapun yang terjadi dia mengaku menyesal atas perbuatan salah yang dilakukannya.

“Saya harap putusan yang seadil-adilnya dan seringan-ringannya dari majelis hakim,” ucapnya di hadapan Ketua Majelis Hakim Yusriansyah.

Menanggapi pembelaan terdakwa, JPU KPK Titto Jaelani menyatakan tetap pada tuntutannya. “Kalau terkait selisih perhitungan gratifikasi yang diterima berbeda hal biasa saja, mereka punya perhitungan kami juga punya perhitungan sendiri,” ujar Titto dilansir Antara.

Sidang akan dilanjutkan pada Senin (15/8) pekan depan dengan agenda putusan atau vonis majelis hakim terhadap terdakwa.

Pada sidang sebelumnya diketahui Abdul Wahid dituntut dengan pidana penjara selama 9 tahun dan denda sebesar Rp500 juta subsider 1 tahun kurungan.

Terdakwa juga dituntut membayar uang pengganti Rp26 miliar lebih yang jika setelah satu bulan putusan inkrah dan terdakwa tak dapat membayar uang pengganti, maka harta bendanya dapat disita oleh lalu dilelang untuk membayar uang pengganti. Namun jika tak juga mencukupi, maka terdakwa dipidana selama enam tahun. (aro)

Laman sebelumnya 1 2
Sponsored Content
Back to top button