Nusantara

Kebun Raya Itera Jadi Tempat Konservasi Tanaman Identitas Sumatera

Ia pun menjelaskan bahwa tanaman koleksi yang ada di kebun raya berasal dari tiga sumber, yaitu sumbangan tanaman koleksi dari Kebun Raya Bogor yang diambil dari berbagai pulau di Indonesia dan Asia.

Kemudian, koleksi yang diambil dari Gunung Betung yang didukung Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) atau yang saat ini dikenal sebagai Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), dan dari Keluarga Mahasiswa Pecinta Alam (KMPA) yang menyumbang dari Gunung Rajabasa.

Kebun Raya Itera masih terus mengumpulkan dan mengembangkan tanaman koleksi dan terus melakukan konservasi,” katanya lagi.

Selain itu, lanjut dia, Kebun Raya Itera juga menyediakan empat fasilitas yaitu zona penerimaan, zona wisata, zona pengelola, dan zona koleksi.

“Saat ini kami sedang fokus mengisi fasilitas-fasilitas yang baru dibangun oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) pada tahun 2021, seperti paranet dan rumah kaca anggrek. Selain itu juga sedang dilakukan penataan lanskap, perbaikan jalan, menghias area pengarah atau rute yang akan dilalui oleh tamu undangan, perawatan tanaman, dan perapihan lahan,” katanya.

Menurutnya keunikan dan keistimewaan yang paling ditonjolkan di Kebun Raya Itera ini yakni, adanya tanaman koleksi yang memiliki identitas jelas yang membedakannya dengan kebun raya lainnya, seperti adanya taman labirin, dan embung berbentuk siger dan pulau Sumatera di tengahnya.

“Masih banyak fasilitas yang akan disiapkan untuk mengisi kebun raya ini, nantinya akan ada museum etnobotani, herbarium, restoran, visitor information center, klinik herbal, lawn atau padang rumput, hingga rumah adat dari daerah-daerah di Sumatera,” katanya. (mg2)

Laman sebelumnya 1 2
Sponsored Content
Back to top button