Nusantara

Pengamat Soroti Kepala BKD terkait Pergantian Plt Kepsek di Banten

INDOPOSCO.ID – Adanya peryataan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Banten Komarudin bahwa setiap pergantian posisi ASN yang menjadi kewengan Kepala OPD harus dilaporkan ke BKD mendapat sorotan dari Pengamat Pendidikan Banten, Moch Ojat Sudrajat.

Ojat menilai, Kepala BKD terlalu responsif menyikapi pergantian puluhan orang Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Sekolah yang tidak lulus tes Calon Kepala Sekolah (Cekep), terkait perbedaan data jumah Plt Kepsek yang diganti dan yang dilaporkan oleh Dindikbud ke BKD.

Menurut Ojat, perbedaan data atas pergantian Plt Kepala Sekolah mestinya bisa diselesaikan dengan cara yang lebih soft, elegan dan saling menghormati, serta menghargai sesama OPD di Pemprov Banten. Yakni, dengan cara saling koordinasi serta diskusi agar tidak gaduh di ruangan publik.

Berita Terkait

”Ini oleh Kepala BKD malah diumbar ke media, seakan-akan terkesan menyudutkan bahwa Dindikbud telah melakukan suatu perbuatan yang tidak sesuai dengan aturan,” ujar Ojat kepada Indoposco, Jumat (11/2/222).

Menurut Ojat, jikapun ada kelalaian dari Dindikbud Banten melaporkan jumlah Plt Kepsek yang diganti kepada BKD cukup diselesaikan oleh pejabat setingkat eselon 3, dan tidak harus pejabat eselon 2 yang ikut mengomentari.

”Mengenai pergantian Plt Kepsek, akan lebih baik jika ada atau tidak ada data yang tidak sinkron. Menurut pendapat saya, cukup diselesaikan oleh pejabat setingkat eselon 3,” cetusnya.

Sebab, jika hanya penunjukan dan pergantian seorang Plt Kepsek terlalu kecil jika harus pejabat eselon 2 yang ikut berkomentar. ”Hal yang terlalu kecil jika sampai harus pejabat eselon 2 menyikapi hal tersebut,” tegasnya.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button