Nusantara

Soal Protes Kepsek Terkait BOSDa 2021 Tak Cair, Ini Penjelasan Kadindik Provinsi Banten

INDOPOSCO.ID – Para Kepala Sekolah (Kepsek) melakukan protes atas tidak cairnya Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOSDa) tahun 2021. Mereka menuntut penjelasan dari Dinas Pendiidkan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten, karena sudah melayangkan permohonan bantuan lewat proposal.

Menanggapi hal itu, Kepala Dindikbud (Kadindik) Provinsi Banten, Tabrani mengatakan, salah satu penyebab tidak cairnya BOSDa tahun anggaran 2021 lantaran ada perubahan mekanisme penyaluran.

Hal itu tertuang dalam Peraturan Gubernur (Pergub) nomor 10 dan 15 tahun 2019, bahwa pemohon hibah wajib melakukan input di aplikasi E-Hibah.

Berita Terkait

Kasus yang terjadi pada Forum Komunikasi Kepala Sekolah Menengah Kejuruan (FK2SMK) Swasta Provinsi Banten, kebanyakan tidak menginput di E-Hibah. Mereka hanya mengajukan proposal secara tertulis tanpa terdaftar di E-Hibah yang diatur dalam Pergub tersebut.

Baca Juga: Ratusan Kepala Sekolah Akan Geruduk KP3B

“Hibah berdasarkan Pergub 10 dan 15 itu ada mekanisme yang meski dijalani, salah satunya adalah pemohon harus input ke E-Hibah. Dan ini yang belum melakukan, karena belum dilakukan maka saya ingin selesaikan dulu administrasi ini,” katanya, Senin (17/1/2022).

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button