Nusantara

Yogyakarta Tidak Akan Langsung Terapkan PTM 100 Persen

Penerapan PTM dengan kapasitas maksimal 70 persen tersebut, lanjut Heroe, akan terus dievaluasi dan baru akan ditambah hingga 100 persen apabila sekolah dinyatakan siap.

“Mungkin baru akan dimaksimalkan hingga 100 persen setelah beberapa pekan atau bahkan bulan. Kami akan lihat bagaimana perkembangannya,” katanya.

Sekolah pun, menurut dia, tetap diwajibkan menyelenggarakan pembelajaran secara hybrid, karena masih ada 30 persen siswa yang harus belajar secara daring dari rumah.

Berita Terkait

Penerapan PTM dengan kapasitas terbatas 70 persen tersebut, katanya, diutamakan dilakukan di sekolah yang sisanya sudah mendapat vaksinasi. “Bisa di kelas 6 SD dan SMP yang siswanya sudah divaksinasi,” katanya.

Sementara bagi siswa jenjang TK maupun SD diimbau tetap mengutamakan pembelajaran daring, kecuali sudah menjalani vaksinasi Covid-19.

“Kami akan percepat proses vaksinasi untuk anak 6-11 tahun, memasuki semester baru ini,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Yogyakarta Budi Ashrori mengatakan, sekolah di Yogyakarta memenuhi syarat untuk menjalankan PTM dengan kapasitas penuh, 100 persen saat semester dua.

“Syaratnya adalah guru yang sudah divaksinasi minimal 80 persen. Di Yogyakarta sudah lebih dari 95 persen, sedangkan siswa juga sudah mencapai lebih dari 90 persen, tetapi vaksinasi untuk siswa tidak menjadi syarat PTM,” katanya.

Meskipun demikian, Budi mengatakan akan menerapkan PTM secara bertahap dan dievaluasi berkala, dimungkinkan dalam dua pekan pertama untuk mengetahui kesiapan semua sekolah. (mg3)

Laman sebelumnya 1 2
Sponsored Content
Back to top button