Nusantara

Jual Sampo dan Minyak Rambut Palsu, Raup Rp200 Juta

Ia mengungkapkan, pelaku bisa membuat prodak palsu dengan belajar dari Google dan YouTube. Bahan dasar yang digunakan dalam pembuatan prodak ilegal itu adalah baku soda api, dicampur alkohol 95 persen, pengawet dan pewarna makanan,” ungkapnya.

Saat diperiksa, produksi itu tidak memiliki izin prodak dan surat kerja sama dengan pemilik prodak asli.

“Tidak ada izin perusahaan, tidak ada legalitas kerja sama. Ini kasus tindakan ekonomi,” ujarnya.

Untuk membedakan produk palsu dan asli, bida dilihat dari rentengan penyambung. Jika yang palsu terlihat bolong lebih besar dan yang asli rapat.

“Untuk membedakan yang asli dan palsu itu dari sambungnya, yang palsu ada bolongnya, yang asli rapat. Kalau isinya (minyak rambut) yang palsu warnanya lebih kuning tua, yang asli kuning muda transparan. Baunya yang palsu menyengat,” jelasnya. (son)

Laman sebelumnya 1 2
Sponsored Content
Back to top button