Nusantara

Mahasiswa: Wabah Korupsi Masih Menggempur Banten

Kemudian, kasus korupsi pengadaan lahan sekolah di Tangsel dengan total kerugian negara sebesar Rp12,6 miliar dari tahun anggaran 2017.

“Dana hibah Ponpes dengan total kerugian negara sebesar Rp70,7 miliar dari tahun anggaran 2018 dan 2020. Pengadaan masker dengaan total kerugian negara sebesar Rp1,3 miliar dari tahun anggaran 2020,” ungkapnya.

Deretan kasus yang terjadi dari tahun ke tahun di provinsi Banten, kata dia, seharusnya menjadi bahan evaluasi bagi pejabat Pemprov dalam perihal pengawasan anggaran, dan mendidik setiap organisasi perangkat daerah (OPD). Sehingga tidak menjadi tikus-tikus rakus mata duitan yang doyan makan anggaran.

Di sisi lain, perihal komitmen gubernur dan wakil gubernur dalam memberantas korupsi di Provinsi Banten, dinilai hanya menjadi anomali belaka. Padahal dari tahun ke tahun selama masa jabatannya, kasus korupsi terus terjadi di lingkungan Pemprov Banten.

“Sangat disayangkan tidak ada penelusuran lebih lanjut, perihal kasus korupsi yang terjadi dilingkungan Pemprov, maka kita masih bisa memastikan masih ada koruptor yang berkeliaran di lingkungan Pemprov, karena kasus korupsi bukan tindakan perorangan akan tapi ini menjadi kerja-kerja kolektif yang tersusun secara terstruktur, sistematis, dan masif,” jelasnya.

Maka dari itu, pihaknya menuntut Gubernur Banten untuk segara tuntaskan kasus korupsi di Provinsi Banten, wujudkan pemerintah yang bersih dilingkungan Pemprov Banten, dan tindak tegas pejabat yang terindikasi terlibat kasus korupsi di lingkungan Pemprov Banten. (son)

Laman sebelumnya 1 2
Sponsored Content
Back to top button