Nusantara

Tanggul Pengendali Banjir di Sintang Ditargetkan Rampung Maret 2022

“Untuk penanganan jangka pendek, kami pasang geobag yang kuat di area yang tepat, yang terdampak besar, seperti pusat ekonomi kota,” tutur Hadimuljono.

Direktur Jenderal Sumber Daya Air Kementerian PUPR Jarot Widyoko mengatakan, pembangunan tanggul akan dilakukan sepanjang 13,2 kilometer di sepanjang wilayah alur Sungai Kapuas dan Sungai Melawi yang terjadi genangan.

Pembangunan tanggul tersebut terbagi di tiga titik/kluster, pertama sepanjang 7,3 km yang akan melindungi area Kota Sintang, selanjutnya sepanjang 3,2 kilometer yang melindungi area Pasar Cina dan sepanjang 2,7 kilometer yang melindungi area Keraton.

“Ditargetkan semua tanggul tersebut selesai Maret 2022, utamanya prioritas yang sepanjang 7,3 kilometer,” ujar Jarot.

Banjir di kabupaten Sintang diketahui terjadi pada 21 Oktober 2021 dan bertahan hingga sekitar satu bulan setelah hujan ekstrem mengguyur, sehingga debit air Sungai Kapuas dan Melawi meluap. Tercatat lebih dari 124 ribu orang terkena dampak banjir.(dan)

Laman sebelumnya 1 2
Sponsored Content
Back to top button