Nusantara

Pemkab Serang dan UGM Lanjutkan Kerja Sama Tridarma

“Alhamdulillah kami sangat merasakan dampak dari pendampingan dari perguruan tinggi, dan tentunya perguruan tinggi pun seperti itu karena banyak riset dan itu menurut saya paling efektif. Jadi, ketika riset itu selesai itu implementasinya bisa dilakukan bersama-sama dengan pemda karena pemda punya anggaran untuk melakukan itu,”ajak Tatu.

“Dan itu lebih efektif rasanya daripada riset kita ke pusat dulu kemudian baru turun ke bawah itu terlalu makan waktu lama, dan bahkan risetnya tidak update lagi. Tapi kalau perguruan tinggi dengan pemda rasanya lebih simpel, lebih cepat, lebih mudah, karena kondisi di masyarakat pun penanganan pemda sekarang ini tuntutannya luar biasa,”papar Tatu.

Karenanya, Tatu juga memaparkan, bahwa Pemda Serang saat ini sudah tidak bisa seperti dulu karena masyarakat membandingkan pelayanan pemda seperti swasta semua serba cepat. Terlebih saat ini serba IT (teknologi informasi) dan transparan, kemudian profesional.

“Jadi kami Pemda Serang sedang berupaya ke arah sana untuk jajaran kami pemda, kemudian juga kami ingin mengeksplore potensi-potensi yang ada di Kabupaten Serang,”urai Tatu.

Lebih lanjut Tatu memaparkan, karena Kabupaten Serang cukup lengkap potensinya dengan jumlah sebanyak 326 desa, 29 kecamatan, kemudian dari Ibu Kota Jakarta tidak terlalu jauh jaraknya cukup strategis. Geografis Kabupaten Serang juga wilayah yang mempunyai daerah industri tersebar di tujuh kecamatan daerah industri besar, kemudian daerah pariwisata.

Rektor UGM Yogyakarta, Panut Mulyono menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas perpanjangan kerja sama antara Pemkab Serang dan UGM yang sudah terjalin sejak lama. Dia berharap kerja sama akan terus berjalan dengan baik dan dapat memberikan solusi atas persoalan-persoalan yang dihadapi dan meningkatkan kualitas kerja masing-masing.

“Kami merasa bahagia dikunjungi Ibu Bupati. Saya sepakat terkait penelitian pendidikan akan lebih berkualitas, terukur bila kerja sama antara Kabupaten Serang dengan UGM terus berjalan,”ujarnya.
Sedangkan terkait wisata religi Pusat Kajian Kita Kuning Syekh Nawawi Al Bantani, sebut Panut Mulyono tentunya akan bisa digali lebih dalam lagi untuk diperkenalkan kepada masyarakat.

“Sehingga, dengan begitu rasa keingintahuan masyarakat menjadi tinggi, harapannya bisa meningkatkan, menghidupkan pariwisata religi yang tentu tempatnya perlu penataan dan pengembangan lebih baik lagi,”ungkapnya.

Di samping itu terkait pengembangan kawasan wisata, pertanian juga bisa dikerjakan secara bersama-sama antara Pemkab Serang dan UGM dengan meningkatkan kualitas SDM, pegawai atau pejabat di Pemda Serang. “Peluang itu itu harus dilakukan bersama-sama tentunya,”ujarnya.(yas)

Laman sebelumnya 1 2
Sponsored Content
Back to top button