Nusantara

4 Orang Meninggal Pada Longsor di Banjarnegara

Ia menambahkan bahwa operasi pencarian telah dihentikan pada jam 05.00 WIB dan akan dilanjutkan dengan kegiatan pembersihan puing- puing atau material longsoran. “Setelah material longsoran dibersihkan dari badan jalan, maka nantinya akses jalan akan kembali dibuka,” tutur Andri.

Sementara itu ia menginformasikan bahwa korban luka, yakni PO(7tahun), pada saat ini tengah dirawat di Puskesmas 1 Pagentan. Sementara itu, ia juga menginformasikan bahwa 4 korban meninggal dunia karena terkubur material saat terjadi tebing longsor adalah B (14 tahun), F(11 tahun), A(seorang bidan) dan P (38 tahun).

Terkait kejadian itu, pihaknya kembali mengingatkan seluruh masyarakat di wilayah Banjarnegara untuk selalu meningkatkan kecermatan terhadap potensi bencana tanah longsor menyusul peningkatan curah hujan beberapa hari terakhir.

“Mengingat beberapa hari ini intensitas hujan sangat tinggi, kami mengingatkan masyarakat untuk selalu waspada. Bagi yang tinggal di lokasi rawan longsor agar segera mengungsi bila turun hujan dengan intensitas tinggi dan durasi lama,” tuturnya.

Andri menerangkan, hujan dengan intensitas tinggi dengan durasi waktu yang cukup lama dikhawatirkan akan meningkatkan potensi longsor, terlebih lagi di wilayah rawan, seperti di lereng perbukitan. (mg4)

Laman sebelumnya 1 2
Sponsored Content
Back to top button