Nusantara

Soal OTT BPN Lebak, Kakanwil Banten Hormati Proses Hukum

Ia mengaku tidak akan mentoleir ada pegawai BPN yang bekerja diluar SOP yang sudah ditetapkan,karena saat ini BPN terus membenahi diri untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat sesuai aturan dan koridor yang berlaku.” Kami tidak akan mentolerir adanya tindakan tercela yang dilakukan oleh oknun BPN yang dapat merusak nama lembaga,” tegasnya.

Sementara kepala BPN Lebak Agus Sutrisno yang dikonfirmasi terkait adanya tiga stafnya yang diamankan oleh polisi belum berhasil dihubungi.Saat dihubungi melalui telepon selularnya meski dengan nada sambung aktif namun tidak direspon.Demikian juga,saat dikofirmasi melalui aplikasi pesan whattsapp, meski pesan yang dikirimkan sudah dibaca dengan dua tanda centang biru namun juga tidak berbalas.

Sebelumnya diberitakan, tiga oknum BPN Lebak berinisial Mf,El dan Fh serta seorang kepala desa Inten Jaya,Kecamatan Cimarga terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Polda Banten.

Keterangan yang dihimpun INDOPOSCO, OTT tersebut berdasarkan adanya laporan masyarakat adanya transaksi suap dalam proses penerbitan surat ukur (SU) dalam penerbitan sertifikat lahan Tanah Negara (TN) Desa Inten Jaya, Kecamatan Cimarga dengan mematok harga sangat tinggi oleh oknum pejabat BPN di bagian Survey dan Pengukuran.

Penangkapan pejabat BPN dan satu orang kepala desa itu dipimpin langsung oleh Wakil Direktur Reserse Kriminal Khusus (Wadir Krimsus) Polda Banten AKBP Hendy F Kurniawan.(yas)

Laman sebelumnya 1 2
Sponsored Content
Back to top button