Nusantara

Pemkab Serang Targetkan 1.000 Suntikan Vaksin Perhari Setiap Desa

“Strateginya ke masing-masing sasarannya jadi gebyar di tingkat kecamatan itu nanti di bantu oleh Pemkab Serang, tapi fokus kepada para camat dengan kepala puskesmas ke desa-desa. Jadi nanti, target perhari perdesa sasarannya minimal 1.000 vaksinasi setiap hari,”tegas Nanang.

Kenapa saat ini di fokuskan upaya tersebut kepada para camat dan kepala puskesmas, sebut Nanang, karena atensi langsung Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah yang peduli sekali terhadap vaksinasi. Bahkan, para camat juga menyampaikan permasalahan ataupun kendalanya pada proses vaksinasinya. “Permasalahannya ada beberapa yang kaitannya dengan teknis, maupun sasaran masyarakatnya,”terangnya.

Guna merealisasikan capaiannya, tambah Nanang, pihaknya mendorong para camat untuk mengatasi perasalahan atau kendalanya. “Jadi nanti akan di evaluasi oleh kita setiap minggunya, bagi camat yang bagus itu ada reward, tapi bagi camat yang juga capainnya kurang bagus kita dorong. Tapi, kalau sudah berkali-kali masih juga begitu berarti perlu dievaluasi kinerja camatnya,” tegas Nanang seraya menyebutkan, ada tujuh (7) camat yang capaian vaksinasinya, dan 12 masih rendah dibawah 30 persen.

Sementara Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Serang, Agus Sukmayadi mengatakan, akan melakukan beberapa perubahan cara dengan tidak lagi menunggu di pelayanan kesehatan untuk datang, tetapi pihaknya akan melakukan percepatan dengan melakukan pendekatan kepada akses sasaran.

“Jadi teman-teman nakes (tenaga kesehatan) di desa, kampung-kampung atau RT untuk mendatangi sasraan terutama sasaran lanjut usia. Kita sudah menargetkan setiap kecamatan, puskesmas untuk melakukan 1.000 vaksinasi setiap harinya,”ujar Agus.

Diketahui terhitung pada Rabu, 10 November 2021 sebanyak 963.534 atau mencapai 38,24 persen warga ber KTP (Kartu Tanda Penduduk) Kabupaten Serang sudah divaksin baik dosis satu, dua dan tiga dari target sasaran 1.259.754 orang. Jumlah tersebut berdasarkan satu data dari Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN). (yas)

Laman sebelumnya 1 2
Sponsored Content
Back to top button