Nusantara

Tangkal Bahaya Radikalisme, Ini yang Diajak Polda Lampung

Oleh karena itu, ujarnya, pemahaman sejak dini tentang bahaya radikalisme perlu ditanamkan.

Menurutnya, pemahaman itu pertama kali dari lingkungan keluarga dan kemudian lingkungan pendidikan yaitu sekolah, dan sosialisasi langsung di tengah masyarakat.

“Jangan sampai anggota keluarga ini ikut kegiatan yang mengarah pada kejahatan termasuk terorisme. Peran pendidikan dari keluarga oleh orangtua, ayah dan ibu, ini pertahanan yang utama,” ujar Pandra dikutip Antara.

Secara terpisah, Pendiri Negara Islam Indonesia (NII) Crisis Center Ken Setiawan mengapresiasi Tim Densus 88 Antiteror Polri yang sigap menindak terhadap tujuh terduga terorisme di Lampung.

Tiga orang sebelumnya yang telah ditangkap yakni SU (61) di Pesawaran, SK (59) di Lampung Selatan, dan DRS (47) di Pringsewu. Empat selanjutnya adalah NA (42) S (47), F (37), dan AA (42). (mg3)

Laman sebelumnya 1 2
Sponsored Content
Back to top button