Nusantara

Ajak Masyarakat Paham Aturan Kepabeanan, Bea Cukai Gelar Sosialisasi

Selanjutnya Bea Cukai Soekarno-Hatta juga mengadakan gelar wicara dengan tema pembebasan impor barang penelitian. Dalam gelar wicara dijelaskan bahwa pada umumnya setiap impor barang terdapat dua kewajiban yang harus dipenuhi, yakni secara fiskal dan prosedural. Kewajiban fiskal adalah membayar Bea Masuk dan Pajak Dalam Rangka Impor, sedangkan kewajiban prosedural adalah pengajuan pemberitahuannya, dan perizinan dari Kementerian atau Lembaga terkait.

“Terkait kewajiban fiskal, dapat diberikan pembebasan untuk barang impor dengan tujuan tertentu, salah satu contohnya yaitu impor barang dan/atau peralatan yang digunakan untuk penelitian dan pengembangan ilmu pengetahuan,” tambah Firman.

Baca Juga: Pacu Geliat Ekspor di Daerah, Bea Cukai Gandeng Instansi Lain

Gelaran sosialisasi juga dilakukan oleh Bea Cukai Sidoarjo yang mengemas acara dalam bentuk kelas fasilitas untuk pengguna jasa. Materi yang disampaikan kali ini adalah tentang pertanggungjawaban BCLKT-03, Monev KITE IKM dan pengendalian gratifikasi.

Sementara itu di Malang, Bea Cukai Jatim II bersama Bea Cukai Malang melakukan kunjungan ke Universitas Brawijaya sebagai wujud dukungan terhadap program Kampus Merdeka sekaligus menggelar sosialisasi PMK-200 tahun 2019 tentang pembebasan Bea Masuk dan Cukai atas impor barang untuk keperluan penelitian dan pengembangan ilmu pengetahuan. Dijelaskan juga tentang ketentuan barang bawaan penumpang, barang kiriman dan ketentuan registrasi IMEI kepada puluhan akademisi di lingkungan Universitas Brawijaya.

“Diharapkan dengan adanya sosialisasi semacam ini pihak universitas tidak lagi terkendala untuk mengimpor alat kesehatan yang digunakan untuk keperluan kampus. Sosialisasi akan terus kami galakkan secara masif agar manjangkau lebih banyak lapisan masyarakat,” pungkas Firman. (ipo)

Laman sebelumnya 1 2
Sponsored Content
Back to top button