Nusantara

Bea Cukai Tanjung Perak Jelaskan ATA Carnet, Fasilitas Pabean untuk World Superbike 2021

Ia menjelaskan syarat penggunaan ATA carnet, di antaranya adalah barang tidak akan habis pakai, barang mudah dilakukan identifikasi, dan tidak mengalami perubahan bentuk secara hakiki kecuali berubah sebagai akibat penyusutan yang wajar karena penggunaannya.

Baca Juga : Optimalkan Pelayanan, Bea Cukai Kunjungi Stakeholder di Beberapa Tempat

Adapun manfaat dari fasilitas ini adalah memajukan perdagangan, industri dan pariwisata karena memfasilitasi pameran dan kegiatan olah raga internasional, diterima oleh 78 negara, menghapuskan pembayaran bea masuk dan pajak, menghindari keharusan menyerahkan jaminan kepada bea dan cukai di pelabuhan pemasukan karena jaminan sudah diserahkan kepada niga sebelum berangkat, tidak perlu lagi dibuat deklarasi pabean karena ata carnet sudah dianggap sebagai dokumen pabean, memungkinkan dokumen tunggal untuk impor dan ekspor, dan dapat digunakan untuk transit pabean. Selain itu, dengan ATA carnet semua persyaratan pabean sudah diselesaikan di muka/di negara masing-masing sebelum barang diberangkatkan dan pada saat diimpor kembali juga dibebaskan dari bea masuk dan pajak.

Berita Terkait

“Ajang WSBK ini akan menjadi momentum positif bagi Indonesia dalam bidang pariwisata, baik dari wisatawan domestik maupun mancanegara. Untuk itu, dengan dukungan kepabeanan yang diberikan Bea Cukai Tanjung Perak ini pelaksanaan WSBK) 2021 dapat berjalan lancar dan dapat mendorong masyarakat dunia untuk bisa mengenali tempat-tempat pariwisata dalam upaya mendongkrak sektor pariwisata di Indonesia sebagai salah satu strategi pemulihan ekonomi nasional,” pungkasnya. (ipo)

Laman sebelumnya 1 2
Sponsored Content
Back to top button