Nusantara

Budidaya Maggot Solusi Kurangi Sampah Organik

Hal ini karena sampah organik telah diserap oleh masyarakat sendiri sebagai bahan dasar pakan maggot.

“Maka saya berharap bukan hanya maggotnya dari sisi ekonomi yang diharapkan juga perubahan budaya masyarakat untuk memilah dan seterusnya,” katanya.

Seorang pembudidaya maggot di Desa Kalisapu, Slawi, Afifudin menambahkan untuk menghasilkan 50 kilogram maggot per hari, dibutuhkan sampah organik sebanyak 500 kilogram.

Untuk memenuhi kebutuhan itu, dirinya memperoleh sampah organik dari dua perumahan, dua pondok pesantren dan kekurangannya mencari di pasar terdekat.

Sampah itu selanjutnya dipilah, dan dimasukkan ke ember tertutup sehingga tidak terlalu menimbulkan bau, kemudian difermentasi dan dua sampai tiga hari kemudian diberikan untuk pakan maggot. (mg2)

Laman sebelumnya 1 2
Sponsored Content
Back to top button