Fasilitasi UMKM, Bea Cukai Gresik Lepas Ekspor Mangga dan Sarang Walet

INDOPOSCO.ID – Sebagai salah satu upaya dalam mendongkrak perekonomian nasional lewat ekspor, Bea Cukai terus memfasilitasi para pelaku usaha untuk dapat mewujudkan ekspor. Kali ini, Bea Cukai Gresik bersama instansi terkait melepas ekspor mangga Gresik hingga Sarang Walet dan produk olahannya.
Pelepasan ekspor mangga ke Singapura dilakukan dalam rangkaian acara kunjungan Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM), Teten Masduki, ke Kabupaten Gresik pada Kamis (21/10).
Pelepasan ekspor komoditi buah mangga ini merupakan salah satu bentuk kelanjutan ekspor perdana yang telah dilakukan pada periode bulan Agustus 2021 sebelumnya, Sky Fresh Fruit selaku importir di Singapura tertarik untuk membeli kembali komoditi buah mangga dengan jenis Harum Manis (Grade A) yang diekspor oleh UD WN Mango Sultan dari Kabupaten Gresik, Jawa Timur.
Baca Juga : Dukung Pendidikan Serta Optimalkan Pengawasan dan Pertukaran Data, Bea Cukai Lakukan Sinergi
Adapun jumlah mangga sebesar 1.000 kilogram (kg)/1 MT dan nilai devisa yang dihasilkan sebesar Rp33.500.000 (USD2.362,81). Dalam sambutannya, Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Bea Cukai Jatim I, Padmoyo Tri Wikanto, menyampaikan, kegiatan ekspor ini terwujud berkat pendampingan yang dilakukan Klinik Ekspor pada Kantor Bea Cukai Gresik yang bersinergi dengan para stakeholder ataupun instansi terkait, seperti Kemendag, Diskoperindag, Asosiasi UMKM, serta Atase Perdagangan Singapura yang saling bekerja sama dalam menggali dan mengoptimalkan potensi pasar ekspor usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) yang ada di Kabupaten Gresik.
Selain itu, Bea Cukai Gresik juga melepas ekspor sarang burung walet dan minuman olahan sarang burung walet asli Gresik di Pendopo Rumah Dinas Bupati Gresik pada Jumat (22/10). Ekspor berupa sarang burung walet seberat 30 kg dan minuman olahan sarang burung walet sebanyak 1.200 botol dengan total devisa ekspor Rp900 juta tujuan Hong Kong.
Pada kegiatan yang dihadiri oleh Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan, Ketua Asosiasi UMKM GENK ini, Kepala Seksi Pelayanan Kepabeanan dan Cukai V, Eko Rudi Hartono sebagai perwakilan dari Bea Cukai Gresik mengatakan, ekspor kali ini merupakan buah keberhasilan dari tim klinik ekspor Bea Cukai Gresik dan sinergi dengan Pemda Kabupaten Gresik.
Ia juga menyampaikan kepada para UMKM untuk fokus menjaga kualitas produknya, sehingga Pemerintah Daerah dan Bea Cukai bisa mendampingi dan mengasistensi para pelaku UMKM agar berani ekspor.
“Semoga ekspor ini menjadi pemicu semangat pelaku UMKM yang lain untuk berani ekspor, karena ekspor itu mudah,” kata Eko. (ipo)