Nusantara

Realisasi PAD Pemprov Banten Capai 67,89 Persen

INDOPOSCO.ID – Realisasi penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten hingga bulan Oktober 2021 menunjukkan tren yang positif. Sejauh ini, pandemi Covid-19 masih menjadi tantangan guna meningkatkan pendapatan daerah.

Target PAD dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Perubahan (APBDP) senilai Rp7.590.530.552.102. Sementara, realisasinya sudah mencapai 67,89 persen atau Rp5.153.482.694.806

Di sisi lain, pendapatan pajak daerah hingga 18 Oktober 2021 sudah mencapai Rp4.938.974.279.615 atau 68.63 persen dari yang ditargetkan Rp 7.196.237.282.555.

Penghasilan terbesar dari Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) yang mencapai Rp2.250.076.627.000 atau 81,7 persen dari yang ditargetkan Rp2.775.334.000.000.

Baca Juga : Gubernur Banten Pamerkan Jalan Mulus di Masa Kepemimpinannya

Kemudian dari Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) realisasinya Rp1.474.553.552.150 atau 53,37 persen dari target Rp 2.762.792.000.000. Selebihnya di dapatkan dari pajak air permukaan, pajak bahan bakar kendaraan bermotor, dan pajak rokok.

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Banten, Opar Sohari mengatakan, pihaknya selalu melakukan inovasi-inovasi dalam meningkatkan PAD.

Mengingat, Bapenda merupakan paru-paru pendanaan dalam membangun Banten. Sehingga, petugas tidak boleh kalah dengan situasi pandemi Covid-19.

“Bapenda ini merupakan paru-paru dalam pendanaan Pemprov. Kalau Bapenda mogok, semuanya mogok,” katanya kepada media, Kamis (21/10/2021).

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button