Nusantara

Sepekan Jelang Pilkades, Suhu Politik di Lebak Banten Memanas

INDOPOSCO.ID – Pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak yang akan diikuti 266 desa di Kabupaten Lebak, Banten, Minggu (24/10/2021) mendatang kini mulai memanas.

Masing – masing calon kepala desa (Cakades) dan tim sukses kini turun langsung ke masyarakat untuk menjual program yang akan dijalankan jika terpilih sebagai kepala desa.

“Waktu seminggu kedepan ini kami manfaatkan untuk terus bersilaturahmi dan mengadakan babacakan (makan bersama-red), serta kegiatan olahraga dan mencing bersama dengan masyarakata, agar masyarakat yang sebelumnya menyatakan dukungan kepada jagoan kami tidak berpaling ke calon lain,meski ada serangan subuh dari pihak lawan,” ungkap seorang tim sukses salah seorang Cakades di salah satu desa di Kecamatan Cibadak kepada indoposco,Sabtu (16/10/2021).

Ia mengungkapkan, selain melakukan pendekatan secara simpatik, pihaknya juga mendatangi guru spritual untuk meminta doa sebagai keyakinan diri Cakades pada hari H.” Meski tidak semua Cakades percaya kepada hal hal yang berbau mistis.

Namun hal yang lumrah, setiap pesta demokrasi hampir semua tempat penziarahan dan makam keramat banyak didatangi oleh Cakades,” tuturnya.

Diakui, kini masyarakat mulai terbelah akibat aksi dukung mendukung calon kepala desa. “Ada satu rumah, menantunya mendukung calon A, sementara mertuanya mendukung calon B dan kakak iparnya mendukung calon C, sehingga terkadang mereka tidak saling bertegur sapa. Persis suasananya saat pilpres lalu,” tukasnya.

Ujang Karsono, mantan kepala desa Mekar Agung, Kecamatan Cibadak mengakui, banyak Cakades yang meminta ‘petunjuk’ kepada guru spiritual sebelum pelaksanaan pilkades.

“Jangan heran, nanti ada calon kepala desa menuju lokasi pemilihan tidak boleh menginjak tanah sehingga dia terpaksa digotong oleh pendukungnya naik ke mobil. Bahkan,ada Cakades yang keluar rumah lewat dapur.Semua itu berdasakan pentunjuk dari guru spiritual,” ungkap Ujang.

Sementara Asda I Pemkab Lebak Alkadri mengatakan, persiapan pelaksanaan pilkades serentak tanggal 24 Oktober 2021 sudah 100 persen siap untuk dilaksanakan, termasuk persiapan logistik akan segera didistribusikan.

“Karena sekarang ini masih berstatus PPKM, maka TPS (Tempat Pemungut Suara) tidak lagi berada di satu titik, namun dibagi di beberapa titik untuk menghindari kerumunan, dengan tetap menjankan protokol kesehatan Covid 19 yang ketat,” kata Alkadri. (yas)

Back to top button