Nusantara

Dua Penjudi Daring di Aceh Utara Dihukum Cambuk

Kedua terpidana divonis bersalah oleh majelis hakim Mahkamah Syariah Lhoksukon dan dianggap secara secara sah dan meyakinkan melanggar Pasal 29 Qanun Aceh No 6 Tahun 2014 mengenai hukum jinayah.

“Masing-masing terpidana ini dihukum cambuk enam kali setelah dipotong masa tahanan selama enam bulan. Berdasarkan qanun, setiap kelipatan 30 hari masa tahanan sama dengan satu kali uqubah cambuk,” ujar Diah Ayu.

Kajari Lhoksukon itu menyebutkan pelaksanaan hukuman cambuk tersebut sebagai efek jera dan pengingat kepada masyarakat agar tidak melanggar syariat Islam. “Judi online ini memang sedang marak-maraknya. Kami minta masyarakat bekerja sama dan melaporkan kepada pihak berwajib jika melihat ada permainan judi tersebut,” tutur Diah. (mg4)

Laman sebelumnya 1 2
Sponsored Content
Back to top button