Akibat Banjir dan Longsor, 4 Warga Padang Pariaman Meninggal Dunia

INDOPOSCO.ID – Banjir dan tanah longsor melanda sebagian besar wilayah Kabupaten Padang Pariaman, Provinsi Sumatra Barat. Kejadian itu disebabkan curah hujan tinggi disertai angin kencang.
Peristiwa banjir di wilayah tersebut merendam 338 unit rumah, 80 hektar lahan pertanian, satu unit fasilitas ibadah dan satu unit fasilitias Pendidikan. Tinggi muka air berkisar antara 75 hingga 200 sentimeter.
“Peristiwa itu menyebabkan korban jiwa sebanyak empat orang meninggal dunia akibat tanah longsor dan lima orang luka-luka serta kurang lebih 72 orang mengungsi,” kata Operator Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Kabupaten Padang Pariaman Andri Liska Putra, Kamis (30/9/2021).
Dampak kerusakan material akibat angin kencang menyebabkan 12 unit rumah rusak berat, 10 unit kios atau warung rusak serta 30 kendaraan motor rusak.
Selain itu, juga terdapat pohon tumbang yang menimpa badan jalan provinsi akibat angin kencang, sehingga mengganggu akses lalu lintas dari Bandara Minangkabau ke Padang Pariaman dan mengalami kemacetan.
Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Padang Pariaman telah melakukan pendataan di lokasi kejadian.
“Melakukan giat pembersihan material akibat pohon tumbang serta evakuasi warga bersama TNI, Polri dan warga setempat,” tutur Andri.
Berbagai bencana hidrometeorologi atau banjir bandang dan tanah longsor yang melanda wilayah Padang Pariaman itu terjadi pada Rabu (29/9/2021) pukul 16.00 WIB. (dan)