Nusantara

Badan Kehormatan DPRD Kota Serang ‘Angkat Tangan’ Soal Pencopotan Ketua Komisi II

Diketahui, bahwa bolosnya Pujiyanto dalam agenda Paripurna menjadi tolak ukur pencopotan dari Ketua Komisi II dan Ketua Badan Anggaran (Banggar).

Sebelumnya juga diberitakan, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Serang, Pujiyanto menilai pencopotan jabatannya dari Ketua Komisi II menyalahi tata tertib (Tartib) atau cacat prosedur.

Dia mengaku selalu mengikuti Paripurna lewat virtual dan secara fakta, itu dihitung kuorum. Tetapi oleh BK, itu tidak di hadirkan dalam absensi. Hal inilah menjadi salah satu kejanggalan.

“Cacat prosedur, fitnah dan ini saya anggap kesalahan fatal dan harus dievaluasi,” katanya saat ditemui di DPRD Kota Serang, Senin (20/9/2021).

Kemudian yang menjadi dugaan pelanggaran etika, ada pada proses mekanisme yang tidak ditempuh oleh BK. Sebab secara eksplisit dalam Tartib Pasal 99, pengambilan keputusan pergantian AKD harus dijadwal di Bamus. Tapi hal itu tidak dijadwalkan tentang pencopotan dirinya.

“Paripurna yang dilakukan pimpinan jelas menyalahi Tartib, Pasal 99 tadi, bahwa pengambilan keputusan harus dijadwalkan di Bamus, itu tidak dijadwalkan,” ungkapnya. (son)

Laman sebelumnya 1 2
Sponsored Content
Back to top button