Nusantara

Dicopot, Ketua Komisi II Kota Serang Geram

Sebagai Pimpinan rapat Paripurna, Roni Alfanto menyatakan, pembelaan terkait keputusan pencopotan AKD tidak tepat disampaikan di rapat Paripurna pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda).

“Termikasih Ka Pujiyanto telah menyampaikan intruksi. Perlu kami sampaikan agenda kita hari ini penyampaian Penyertaan Modal Pemkot Serang pada Perusahaan Umum Daerah Air Minum Tirta Madani. Kedua perubahan Perda nomor 13 tahun 2011 tentang Retribusi Daerah,” jawabnya.

Menurutnya, sah atau tidaknya pencopotan itu ada pada mekanisme BK.

“Sah atau tidaknya pemberhentian Kaka Pujiyanto, mekanismenya bukan di sini, silahkan nanti tanya ke BK, tanya ke Pimpinam DPRD, dan tanya ke Fraksi. Saya pikir cukup karena sudah saya jawab, silahkan tanya ke Fraksi pemberhentian bapak Pujiyanto,” paparnya.

Tidak puas dengan jawaban itu, Pujiyanto mempertegas klarifikasi ihwal pencatatan absensi Paripurna melalui virtual.

“Saya hanya menanyakan saja, apakah yang virtual ada absensi atau tidak?,” timpalnya.

Kemudian, Roni yang juga Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) NasDem Kota Serang mengaku akan memfasilitasi protes yang dilakukan Pujiyanto melalui BK.

“Yang absensi virtual atau tidak silahkan tanya ke BK, karena saya tidak pegang bahan itu. Setelah ini BK akan kita undang untuk itu,” tuturnya.

Dengan jawaban itu, Pujiyanto memilih pasrah dan tidak berdebat dalam rapat Paripurna tersebut. (son)

Laman sebelumnya 1 2
Sponsored Content
Back to top button