Nusantara

Tim Audit Temukan Selisih Harga Masker Rp1,230 Miliar dari Pemasok dan PT. RAM 

“Pengakuan harga pokok (dari PT. BMM) harusnya Rp 88 ribu. Salahnya harusnya dia (PT. RAM) menyerahkan kepada kami melalui Dinkes, bahwa barang itu Rp 88 ribu per pcs, bukan Rp220 ribu,” jelasnya.

Di sisi lain, pembayaran PT. RAM kepada PT. BMM dilakukan dengan dua cara. Transaksi pertama dibayar transfer senilai Rp 850 juta. Kemudian pembayaran kedua secara cash senilai Rp 500 juta.

“Rekening koran kami minta langsung kepada dirktur (PT. BMM), di sana ada aliran dana dari PT. RAM. Ada Rp 850 juta yang ditransfer ke PT. BMM. Dari rekening PT. RAM ke PT. BMM. (Sisanya) Pengakuan dari PT. BMM cash Rp500 juta,” paparnya.

Sementara itu, saksi Rohman mengungkapkan, audit pengadaan masker dilakukan berdasarkan hasil konfirmasi kepada PT. RAM dan pemasok yakni PT. BMM.

Klarifikasi pertama dilakukan dengan meminta bukti kewajaran harga. Diteruskan dengan bukti kuitansi, invoice dari pemasok. Selain itu juga meminta rekening koran.

Setelah itu, pihaknya juga mewawancara Direktur PT. BMM sebagai pemasok masker, mengenai jumlah harga yang yang dibeli oleh PT. RAM.

“Kalau dari PT.RAM Rp 2,550 miliar. Kemudian hasil konfirmasi PT. BMM 1,320 miliar,” ungkapnya. (son) 

Laman sebelumnya 1 2
Sponsored Content
Back to top button