Nusantara

Tiga Lumba-lumba Terdampar di Pantai Tulungagung

Namun, kendati sempat berhasil dan paus pembunuh kerdil ini tampak berenang ke area perairan yang lebih dalam, pada akhirnya satwa yang dilindungi dan memiliki habitat asli di perairan Jepang ini kembali terseret arus air pasang sehingga kembali terdampar ke pantai yang dangkal.

Belum diketahui penyebab tiga ekor lumba-lumba electra atau paus pembunuh kecil ini terdampar. Dugaan sementara ikan-ikan tersebut terseret arus laut yang cukup keras saat mencari mangsa ikan kecil di perairan Pantai Popoh dan Sidem.

Menurut Yanto, ikan ini sebenarnya sudah hampir berhasil ke tengah, namun terjangan ombak kembali membawa lumba-lumba ini ke tepian. “Mungkin tenaganya sudah habis,” kata Yanto.

Kejadian satwa langka muncul dan terdampar di pesisir pantai sehari sebelumnya juga terjadi di Pantai Sine, Tulungagung dimana seekor bayi paus bungkuk (Megaptera novaeangliae) juga terseret arus hingga bibir pantai. Mamalia itu akhirnya berhasil didorong kembali ke tengah laut setelah berulang kali dilakukan percobaan oleh Basarnas dibantu warga sekitar. (wib)

Laman sebelumnya 1 2
Sponsored Content
Back to top button