Nusantara

Polda DIY Ungkap Sindikat Siber Jaringan Afrika, Korban Rugi Rp1,4 Miliar

INDOPOSCO.ID – Jajaran Ditreskrimsus Polda DIY berhasil mengungkap kasus penipuan peretesan atau hacked terhadap email perusahan oleh sindikat internasional. Para sindikat internasional ini menggunakan modus operandi Business Email Compromised (BEC) antar negara.

Dir Reskrimsus Polda DIY, AKBP Roberto Pasaribu, S.I.K., MSi. mengatakan kejahatan siber ini dikenal dengan modus BEC adalah peretasan (hacked) terhadap surel (email) milik perusahaan yang dipergunakan untuk korespondensi kegiatan usaha perusahaan korban dengan pihak lain di luar negeri.

Para sindikat ini kemudian mengubah isi surat elektronik seolah-olah asli, dengan tujuan korban mengalihkan pembayaran uang ke rekening yang sudah dipersiapkan pelaku.

”Sindikat kejahatan ini melibatkan beberapa pihak dan bersifat jaringan internasional, ” kata Roberto didampingi Kabidhumas Polda DIY Kombes Pol Yuliyanto di Polda DIY, Sabtu (04/09/2021).

Mantan Wadirreskrimsus Polda Metro Jaya ini mengatakan dalam pengungkapan kasus BEC Polda DIY berhasil menangkap MT, 46, seorang perempuan alamat Jakarta dengan sejumlah barang bukti berupa mobil dan buku tabungan serta sejumlah ATM.

Korban dalam praktek BEC ini adalah PT Pagilaran yang beralamat di Yogyakarta, PT Pagilaran yang bergerak di bidang ekspor bahan komoditi pangan teh curah beralamat di Yogyakarta, melakukan hubungan usaha dengan pihak asing yakni Good Crown Food/Global Tea, Ltd yang beralamat di Kenya, Afrika sejak Maret 2020.

MT membajak email perusahaan tersebut dan mengalihkan transfer uang perusahaan yang seharusnya ke rekening perusahaan yang dituju senilai Rp1,4 miliar lebih. Dari yang biasanya transaksi ke satu nomor rekening, diubah menjadi ke dua nomor rekening berbeda.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button