Nusantara

Selain di Pandeglang, Proyek Toilet Sekolah di Kota Serang Juga Disoal

“Dari proses perencanaannya sudah tidak benar. Dari Rp134 juta itu, saya kira bisa menyelesaikan satu unit bangunan rumah, bukan toilet,” katanya.

Uday menegaskan, sudah sepatutnya para pengambil kebijakan untuk melakukan pengecekan ulang terhadap program pembangunan tersebut.

“Kondisi toilet yang sudah selesai dibangun jauh dari yang dibayangkan dengan besaran anggaran sebesar itu. Karena disinyalir ini kan ada 19 titik yang biasanya dilaksanakan dengan cara swakelola oleh pihak sekolah. Seperti halnya di Kabupaten Pandeglang, ini dikerjakan oleh pihak ketiga, ini kondisinya jauh dari yang kita bayangkan toilet itu seperti apa,” tegasnya.

Berdasarkan pantauan, kata Uday, toilet sekolah itu ada beberapa yang telah selesai dibangun. Namun masih belum bisa digunakan. Sebab, tidak ada air yang mengalir dan kondisi toilet masih berantakan.

Kalau dilihat dari spesifikasi bangunan, lanjut Uday, mulai dari keramik hingga ke spesifikasi barang-barang seperti urinoir, semuanya standar. (dam)

Laman sebelumnya 1 2
Sponsored Content
Back to top button