Nusantara

‘Disentil’ Mendikbudristek, Pemkot Serang Bolehkan Sekolah Gelar PTM

Ia menerangkan, seharusnya belajar tatap muka di SMP harus bisa dimulai. Namun, para kepala sekolah lebih memilih mempersiapkan fasilitas protokol kesehatan, termasuk siswa divaksinasi.

“Sebenarnya sudah harus dimulai, karena dalam rangka persiapan, para kepala sekolah mempersiapkan diri untuk sekolah tatap muka. Sudah tidak harus lagi menunggu vaksin, sudah bisa dimulai. Mulai dari kemarin sudah bisa,” terangnya.

Nantinya, tidak semua murid masuk sekolah secara bersamaan. Waktu belajar dan jumlah siswa dibatasi hingga 50 persen. Hal itu untuk meminimalisir penularan Covid-19.

“Ya 50 persen, jadi mudah-mudahan sebentar lagi kita (zona) kuning, sudah bisa 70 persen. Yang penting prokes diperketat,” ujarnya. (son)

Laman sebelumnya 1 2
Sponsored Content
Back to top button