Nusantara

Ratusan Guru TKS di Cilegon Minta Diangkat Jadi TKK

Wakil Ketua DPRD Cilegon, Hasbi Sidik berharap Pemkot Cilegon dapat berempati terhadap masa depan dan kesejahteraan guru honorer. Terlebih, lintas komisi DPRD Kota Cilegon sepakat untuk mendukung tuntutan para guru honorer tersebut.

“Kalau tuntutan soal TKS menjadi TKK kan tentu ada regulasi dan mekanismenya. Bagaimana mungkin dunia pendidikan kita akan maju kalau upah guru TKS saja kalah jauh dengan honor tetua RT yang Rp1 juta per bulan,” ujar Hasbi.

Sementara itu, Asisten Daerah II Sekretariat Daerah (Setda) Kota Cilegon Tb Dikrie Maulawardhana mengatakan, secara prinsip persoalan kesejahteraan guru honorer dan guru madrasah ke depan menjadi fokus utama pemerintah daerah.

Namun khusus untuk guru honorer madrasah, kata Dikrie, perlu melakukan kajian dan konsultasi terlebih dahulu dengan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menyangkut Peraturan Kementerian Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 77 Tahun 2020 tentang Pedoman Teknis Pengelolaan Keuangan Daerah agar tidak menimbulkan persoalan.

“Kalau kata BPK boleh, maka saya akan buka e-hibah lagi khusus untuk Kemenag (Kantor Kementerian Agama) Cilegon. Dan tadi saya sudah janjikan kepada DPRD, sebelum Jumat (27/8/2021) saya sudah sampaikan jawaban,” ujarnya. (dam)

Laman sebelumnya 1 2
Sponsored Content
Back to top button