Nusantara

Percepat Vaksinasi Covid 19, Dinkes Banten Tambah Tenaga Vaksinator

Adapun tenaga tersebut berasal dari tenaga yang sudah dimiliki oleh Dinkes Banten saat ini sebanyak 67 orang yang terdiri dari tenaga Vaksinator sebanyak 37 orang, tenaga Input data sebanyak 30 orang. ”Tenaga input data Picare rencana akan menggunakan tenaga ASN/Non ASN yang berasal dari OPD-OPD lain yang akan ditugaskan oleh Sekda melalui BKD,” ungkapnya.

Sementara tenaga dari hasil rekruitmen yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan adalah, tenaga penugasan khusus yang akan ditugaskan untuk tim vaksinasi, dengan jumlah tenaga Kesehatan sebanyak 165 orang yang terdiri dari dokter umum sebanyak 25 Orang sebagai tenaga vaksinator, dokter gigi sebanyak 5 orang sebagai tenaga vaksinator, perawat S1 sebanyak 28 Orang sebagai tenaga vaksinator.

Selain itu, juga ada yang berasal dari perawat D3 sebanyak 25 orang sebagai tenaga vaksinator, kesling sebanyak 16 orang sebagai tenaga screening, Kesmas/Promkes sebanyak 16 orang sebagai tenaga screening dan apoteker sebanyak 50 orang sebagai tenaga screening.

”Untuk sisa kekurangannya dilakukan rekruitmen oleh BKD (Badan Kepegawaian Daerah) sebagai tenaga kesehatan kontrak yang ditugaskan sebagai tenaga pelaksana vaksinasi sebanyak 150 orang terdiri dari tenaga dokter umum sebanyak 15 Orang, tenaga Perawat sebanyak 135 orang, dengan penggajian berasal dari anggaran BTT (Belanja Tak Terduga) yang dialokasikan ke BKD menggunakan SSH (Standar Satuan Harga) yang sudah ada,” tuturnya.

Ati menjelaskan, sasaran vaksin untuk Provinsi Banten adalah sebanyak 9.229.383 orang, sementara sasaran yang sudah divaksin terbilang masih rendah. Dengan rincian, untuk vaksin dosis pertama total ada 2.403.402, dan dosis kedua total 1.227.587, sementara dosis ketiga untuk tenaga kesehatan (Nekes) sebanyak 16.323 tenaga Nakes. ”Secara persentasi yang sudah divaksin pada dosis pertama baru sebayak 26,04 persen dan dosis kedua 13,30 persen,” tukasnya.

Sementara Gubernur Banten Wahidin Halim (WH) mengajak seluruh pihak untuk mengedepankan sikap dan rasa optimisme dalam menghadapi pandemi Covid-19, karena dengan sikap optimistis seluruh elemen masyarakat dan pemangku kebijakan, akan dapat melalui masa Pandemi ini.

”Saya mengajak kepada seluruh elemen masyarakat dan pemangku kebijakan untuk menyukseskan vaksinasi ini dalam upaya memperkecil risiko kedaruratan,” ujar WH. (adv)

Laman sebelumnya 1 2
Sponsored Content
Back to top button