Nusantara

Banyak Warga Lebak Tak Mau Diswab Karena Takut Diisolasi di Rumah Sakit

”Saat itu Alhamdulillah saya hanya mengalami gejala ringan. Kalaupun saat itu saya ikut tes swab PCR atau antigen, dipastikan positif dan kemungkinan langsung diisolasi, otomatis handphone saya dipegang istri,” guraunya.

Hal senada dikatakan Nina (40), seorang ibu rumah tangga di Kecamatan Warunggunung yang mengaku juga pernah mengalami ciri-ciri terpapar Covid-19. ”Pas bangun tidur semua persendian saya sakit disertai batuk,” kata Nina.

Dia juga memilih tidak memeriksakan diri ke rumah sakit dan melakukan tes antigen, karena kuatir langsung diisolasi di rumah sakit.

”Saya memilih beristirahat saja di rumah,minum vitamin, berjemur dan minum air kelapa ijo yang dicampur air perasan jeruk nipis dan garam,” ungkapnya.

Empat hari setelah beristirahat dan rajin berjemur, Nina mengaku kembali sehat dan tidak merasakan gejala apapun lagi. ”Mungkin saja ketika itu saya tidak terkena Covid, namun saya tetap nggak mau periksa ke rumah sakit karena takut diisolasi,” cetusnya. (yas)

Laman sebelumnya 1 2
Sponsored Content
Back to top button