Nusantara

Bea Cukai Kenalkan Regulasi Kepabeanan Terbaru kepada Masyarakat secara Daring

Sosialisasi secara daring juga diadakan Bea Cukai Bogor. Kali ini, Bea Cukai Bogor mengadakan sosialisasi tentang Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Bogor dan MNC Group dengan mengundang narasumber dari Direktorat Fasilitas Kepabeanan Kantor Pusat Bea Cukai.

Kawasan Ekonomi Khusus merupakan kawasan dengan batas tertentu dalam wilayah hukum NKRI yang ditetapkan untuk menyelenggarakan fungsi perekonomian dan memperoleh fasilitas tertentu. Sesuai dengan PP Nomor 69 tahun 2021, Presiden Joko Widodo telah menetapkan wilayah Lido sebagai Kawasan Ekonomi Khusus.

“Dengan adanya KEK, pelaku usaha akan mendapatkan beberapa kemudahan baik secara insentif maupun prosedural. Kemudahan insentif antara lain penangguhan bea masuk, tidak dipungut PDRI serta pembebasan cukai sesuai ketentuan undang-undang. Sedangkan aspek prosedural atau non-fiskal berupa penggunaan single document PPKEK serta KEK pelayanan kepabeanan mandiri,” terang Hatta.

Kemudian, lanjut Hatta, Bea Cukai Pontianak menyosialisasikan aplikasi KALOCI kepada pengguna jasa. Aplikasi KALOCI merupakan sebuah inovasi yang diimplementasikan untuk mempercepat pelayanan dan menyederhanakan proses bisnis kepabeanan yang dapat diakses melalui laman bcpontianak.beacukai.go.id. Adapun layanan yang terdapat dalam aplikasi ini antara lain izin bongkar di luar kawasan, izin timbun di luar kawasan, redress manifest, dan buka segel.

Di sisi lain, Bea Cukai Bandung bekerja sama dengan sebuah radio swasta mengadakan sosialisasi tentang penipuan barang kiriman. Pada kesempatan ini disampaikan beberapa tips agar terhindar dari penipuan, salah satunya jangan pernah mentransfer ke rekening pribadi, karena setiap tagihan atas pungutan negara akan mendapat kode billing dan pembayaran akan masuk langsung ke rekening negara. (ipo)

Laman sebelumnya 1 2
Sponsored Content
Back to top button