Nusantara

Bea Cukai Ambon Berikan Layanan Tanpa Batas bagi Ekspor Perdana Kalrez Petroleum Ltd.

Ekspor perdana tersebut memberangkatkan 47.257 barrel CPO ke China dengan kapal MT. New Integrity. Kalrez pun menyumbang devisa sebesar USD1.864.350 kepada negara. Field Operation Superintendent Kalrez di Bula, Seram Bagian Timur, Eddy Mudjiono menyampaikan, untuk produksi sekitar 47 ribu barrel diperlukan sekitar enam bulan produksi. Sesuai rencana, di akhir Desember 2021 akan ada ekspor selanjutnya.

Dikatakan Saut, pelayanan yang diberikan Bea Cukai Ambon merupakan pelayanan tanpa batas. Mengingat perjalanan menuju ke Bula yang berjarak sekitar 500 km dari kota Ambon ditempuh dengan terlebih dahulu menyeberang menggunakan kapal feri sekitar sembilan puluh menit. Setelah sembilan puluh menit perjalanan darat, selebihnya petugas harus menembus Pulau Seram dengan pemandangan laut di sisi selatan, melewati hutan lindung Taman Nasional Manusela, dan lanjut ke pesisir utara pulau Seram. Total lama perjalanan sekitar dua belas jam.

“Kami memastikan ekspor perdana tersebut terlaksana sesuai jadwal dan tanpa kendala. Kami juga mengasistensi langsung pelayanan yang diberikan oleh anggota tim yang terjun ke Bula. Seperti apakah proses sounding sudah dilakukan atau belum dan kami concern pada bagaimana proses submit dokumen ekspor ke portal INSW dan Ceisa Bea Cukai,” ungkapnya.

Ia pun mengatakan pihaknya sungguh terbantu karena mendapat dukungan penuh dari Direktorat Informasi Kepabeanan dan Cukai di Kantor Pusat Bea Cukai yang membantu agar ekspor ini berhasil, “Karena tanpa terbit NPE (Nota Pelayanan Ekspor) maka kapal tidak akan berangkat. Saat itu, kami berkomitmen tidak pulang sebelum terbit NPE,” tutup Saut. (ipo)

Laman sebelumnya 1 2
Sponsored Content
Back to top button