Nusantara

150 pasien Covid-19 Siap Dirujuk ke RS Lapangan Tembak Surabaya

“Tergantung dari mereka periksanya (tes usap PCR) dimana. Tapi tetap yang membawa ke sini ( RSLT) dari puskesmas, karena agar semua terdata,” kata Febria.

Ia menjelaskan, jika kapasitas di RSLT sendiri bisa mencapai 1.000 tempat tidur. Akan tetapi, untuk tahap awal saat ini telah tersedia 400 bed. “Kurang lebih sekitar 400- an, kalau di atas (ruangan E) bisa sekitar 300. Total keseluruhan kurang lebih 1. 000 bed,” ujarnya.

Nantinya, kata Feny, pasien OTG dan gejala ringan yang berada di Asrama Haji akan dipindah ke RS LT. Sedangkan di Asrama Haji sendiri akan difokuskan bagi pasien kategori OTG, gejala batuk dan pilek.

“Jadi pasien( Asrama Haji) dipindah ke sini (RSLT) supaya tidak penuh. Di Asrama Haji kan juga ada IGD (instalasi gawat darurat) di sana, tapi kami fokuskan di sini. Sehingga di Asrama Haji hanya OTG, batuk, pilek,” ujarnya.

Febria menambahkan, bahwa layanan di RSLT sendiri hampir sama dengan Fasilitas Pelayanan Kesehatan (Fasyankes) di rumah sakit lain. Sebab di RSLT telah dilengkapi dengan ruangan IGD, rawat inap, radiologi, farmasi hingga laboratorium.

“Untuk laboratorium hanya mengambil sampel dan pemeriksaan ringan. Jadi di RSLT ini ada lima ruangan, masing- masing diisi OTG, dan gejala ringan. Kalau gejala berat, ke RSUD Soewandhie,” katanya. (mg1/wib)

Laman sebelumnya 1 2
Sponsored Content
Back to top button