Nusantara

Covid-19 Melonjak, Banten Kekurangan Tenaga Kesehatan

Ati menjelaskan, tempat tidur untuk pasien Covid-19 di rumah sakit (RS) pemerintah dan swasta akan diupayakan ditambah meski tidak signifikan. Sebab sejauh ini, Banten juga memiliki keterbatasan tenaga kesehatan khususnya dokter spesialis paru, anasthesi, penyakit dalam, dokter umum dan perawat.

“Untuk TT di RS baik milik pemerintah maupun swasta dan rumah singgah, kami upayakan terus bertambah meskipun tidak signifikan karena keterbatasan tenaga kesehatan, khususnya dokter spesialis paru, anasthesi, penyakit dalam, dokter umum dan perawat di seluruh kabupaten, kota se Provinsi Banten. Belum lagi para nakes juga dituntut untuk melakukan scrining aktif TLI (Tes, Lacak, dan Isolasi) dan mengejar percepatan vaksinasi,” jelasnya.

Ia menyebutkan, zonasi Banten yang masih oranye berdasarkan penilaian pakar di tingkat pusat dengan 14 indikator.

“Penilaian zonasi ini dilakukan oleh para pakar di tingkat pusat dengan 14 indikator penilaian,” tuturnya.

Perlu diketahui, kasus konfirmasi positif di Banten berjumlah 54.638 orang. Rinciannya, 3.142 masih dirawat, 50.098 dinyatakan sembuh dan 1.399 sudah meninggal. (son)

Laman sebelumnya 1 2
Sponsored Content
Back to top button