Nusantara

BEM SI Banten Sayangkan Opini Negatif terhadap Gubernur Tanpa Data

INDOPOSCO.ID – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Seluruh Indonesia (SI) Banten menyayangkan opini negatif terhadap Gubernur Banten Wahidin Halim yang terkesan sengaja digulirkan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab untuk merusak citra.

Koordinator Daerah (Korda) BEM SI Banten Ibnu Mas’ud mengatakan, masyarakat Banten pasti sangat merasa terluka, di mana Gubernur Banten Wahidin Halim yang menunaikan kewajibannya memberikan bantuan kepada pondok pesantren (Ponpes), namun dalam proses pemberian tersebut ada oknum yang melakukan pemotongan angggaran. Kemudian, saat Gubernur melaporkannya malah justru muncul tuduhan bahwa Gubernur Banten Wahidin Halim terlibat dalam kasus kersebut.

“Ini sangatlah tidak mendasar dan saya yakin masyarakat pasti sangat terluka dengan beberapa kasus korupsi yang terjadi di tengah Covid-19 ini. Luka ini harus dibayar dengan ditangkapnya oknum-oknum tersebut,” katanya, Sabtu (5/6/2021).

Menurut Ibnu, spirit antikorupsi dari Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) yang cukup kuat, dalam hal ini Gubernur Banten Wahidin Halim dan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Banten bisa terlihat.

Ibnu mengatakan, bahwa dari tiga pengungkapan kasus korupsi yang belakangan ini ramai diperbincangkan, baik itu kasus dugaan korupsi hibah Ponpes, kasus lahan Samsat Malingping maupun kasus dugaan korupsi pengadaan masker, dilihat dari alur pengungkapannya begitu mengalir tidak ada hambatan intervensi apa pun.

“Ini menandakan ada sinergitas yang bagus antara gubernur sebagai kepala daerah dan Kejati Banten sebagai penegak hukum,” katanya.

Menurutnya, sosok pemimpin seperti inilah yang perlu mendapat dukungan dari semua pihak, agar korupsi di Banten bisa diberantas sampai ke akar-akarnya.

“Kita bisa saksikan bersama bagaimana Kejati menetapkan lima orang tersangka dalam kasus korupsi hibah Ponpes. Itu seperti gayung bersambut, karena sebelumnya gubernur juga menginginkan pengungkapan kasus itu setelah mendapat informasi dari kalangan kiai,” katanya.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button