Nusantara

Pemkot Palu Tawarkan Empat Opsi Relokasi Korban Gempa Petobo

Ahmad G Lemba, salah satu tokoh Pemuda Kelurahan Petobo mengatakan, mewakili aspirasi masyarakat setempat, mereka tidak ingin di relokasi ke kawasan relokasi yang sudah disiapkan pemerintah, karena masih ada lahan cukup luas di kelurahan tersebut.

Menurut dia, lahan yang semula direncanakan menjadi tempat pembangunan huntap untuk warga setempat masih bisa dilakukan upaya negosiasi oleh pemerintah.

“Pemerintah memiliki kewenangan melakukan upaya negosiasi ulang, paling tidak harga yang dipatok Rp500 ribu per meter bisa ditekan sehingga pembiayaannya tidak membengkak. Pada intinya warga terdampak yang kehilangan rumah atas dampak gempa dan likuefaksi 2018 lalu tidak mau di relokasi,” kata Ahmad menuturkan.

Dikesempatan itu, Kepala Balai Penyediaan Perumahan Sulawesi II Suko Wiyono menambahkan, kesiapan huntap yang sudah terbangun saat ini di kawasan relokasi huntap Pombewe, Kabupaten Sigi kurang lebih 400 unit di fasilitasi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

“Ini kondisi hunian yang sudah siap di tempati. Kawasan huntap Pombewe juga dilengkapi dengan sejumlah fasilitas pendukung antara lain jaringan air bersih, jaringan listrik, ruang terbuka hijau dan jalan lingkungan termasuk sistem pengolahan air limbah terpadu,” katanya.

Dari pertemuan itu, muncul opsi tambahan atas usulan warga setempat yakni melakukan upaya negosiasi pembebasan lahan oleh pemerintah dengan kemampuan dana Pemkot Rp100 per meter. (bro)

Laman sebelumnya 1 2
Sponsored Content
Back to top button