Nusantara

Bahkan Ariel Noah Tanda Tangan di Gitar Produksi WBP Rangkasbitung

Menurut Budi, untuk menghasilkan gitar berkualitas dibutuhkan keahlian khusus,seperti pengaturan jarak pemasangan senar dan fretboard yang memerlukan keahlian khusus dan ada instrukturnya. ”Jadi pemasangan senar dan jarak dengan fretboard itu ada ilmunya.Tidak sembarangan dipasang,” jelas Budi.

Ia menambahkan, bahan baku untuk pembuataan gitar berasal dari limbah pabrik dan paralon yang dimanfaatkan oleh WBP menjadi barang produktif. ”Bahan bakunya semua dari limbah pabrik yang sudah bekerjasmaa denga kami, dan ada juga dari paralon,” imbuhnya.

Indoposco
Warga Binaan Lapas Rangkasbitung Saat Membuat Gitar Secara Manual. Foto: Yasril/Indoposco.id

Dalam membuat berbagai kerajinan tangan,pihaknya juga melakukan pendampingan kepada WBP. Dari mulai dari pengadaan bahan baku, proses pembuatan, hingga pemasaran melalui situs jual beli online, seperti di Tokopedia. “Kami ikut membantu memasarkan. Hasilnya juga bisa dinikmati oleh warga binaan,” tegasnya.

Berita Terkait

Budi menjelaskan, selain membuat gitar, warga binaan Lapas Rangkasbitung juga diberikan program pembinaan kemandirian dengan bercocok tanam, beternak ayam, kolam ikan,dan membuat pavingblok di lahan tidur seluas 2,5 hektare milik Kemenkum-HAM di jalan raya Soekarno-Hatta Rangkasbitung.

Suranto, salah seorang tim dari Dijen PAS mengaku kagum atas inovasi yang dilakukan oleh kepala Lapas Kelas III Rangkasbitung yang memberikan berbagai edkais dan ketrampilan untuk membuat kesibukan yang produktif bagi WP,sehingga mereka tidak jenuh seama nejlaani masa hukuman. ”Mudah mudahan ini bisa menjadi pilot project bagi Lapas lainnya,” kata Suranto. (yas)

Laman sebelumnya 1 2
Sponsored Content
Back to top button