Nusantara

Minimalisir Percaloan, BPN Kota Tangerang Prioritaskan Layanan Elektronik

Dengan adanya aplikasi layanan online ini, masyarakat yang mengurus sertifikat tanah atau roya dan balik nama, dapat memantau prosesnya, sampai dimana dan kendalanya apa, supaya tidak timbul kerancuan dan keraguan, termasuk biaya yang harus dikeluaran oleh masyarakat tertera secara jelas.

”Jadi dengan layanan elektronik, tidak ada lagi pembayaran langsung atau face to face antara pemohon dengan petugas BPN,” imbuhnya.

Saat ini, kata Mujahidn, kantor BPN Kota Tangerang juga telah dilengkapi berbagai loket pelayanan, mulai dari loket khusus atau prioritas, loket dengan kuasa dan tanpa kuasa, serta loket online dan customer service yang nyaman bagi masyarakat.

Meski fokus dalam pelayanan berbasis online, pihaknya juga tengah menyelesaikan penerbitan sertifikat dalam program PTKL (Pendaftaran Tanah Kota Lengkap) sebanyak 4.000 bidang tahun 2021 ini yang tersebar di sejumlah Kelurahan.

”Saat ini kami sudah berhasil mengumpulkan warkah sebanyak 1.030 bidang, sudah masuk entry proses sebanyak 457 bidang, cetak surat ukur (SU) 288 bidang, dan sudah menjadi buku sertifikat sebanyak 37 bidang yang akan dibagikan menjelang lebaran Idulfitri ini,” terang Mujahidin.

Ia menjelaskan, ada perbedaan antara PTSL (Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap) dengan PTKL (Pendaftaran Tanah Kota Lengkap).

”Kalau PTSL adalah pendaftaran tanah untuk pertama kali, sementara PTKL adalah penerbitan sertifikat pada bidang bidang tanah yang sudah diukur atau terpetakan,” ujarnya. (yas)

Laman sebelumnya 1 2
Sponsored Content
Back to top button