Nusantara

Pengadaan Lahan Samsat Malingping Diduga Libatkan Banyak Pihak

Sukanta baru mengetahui tanah tersebut sudah dibeli sebelumnya oleh SMD, setelah dirinya dipanggil oleh penyidik untuk memberikan kesaksian di Kejaksaan. ”Saya baru tahu tanah itu sudah dibeli semuanya oleh haji SMD, setelah saya dimintai keterangan oleh penyidik,” ujarnya.

Sejumlah pegawai kantor Samsat Malingping mengaku senang atas terbongkarnya praktek curang yang dilakukan oleh atasan mereka tersebut. ”Kami mendukung langkah Kejaksaan untuk membongkar kasus itu. Sebab, saat baru menjabat sebagai Kepala Samsat Malingping, Pak Smd tidak mencontohkan perilaku yang baik kepada staf, karena dia langsung punya bini baru di sini.Padahal,dia sudah punya istri,” ungkap seorang staf yang enggan ditulis namanya.

Sebelumnya, Kejaksaan Tinggi (Kejati) Banten, telah menetapkan SMD sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengadaan lahan seluas 6.400 meter persegi, yang digunakan sebagai gedung baru Samsat Malingping. Dan SMD sendiri merupakan Kepala Samsat Malingping sekaligus sebagai sekretaris tim pengadaan lahan Samsat Malingping, Kabupaten Lebak.

Kepala Kejati Banten Asep Nana Mulyana menjelaskan, modus operandi dalam perkara ini, peranan tersangka merupakan sekretaris tim yang mengetahui persis bahwa di lokasi tersebut akan dibangun gedung UPTD Samsat Malingping.

“Oleh sebab itu dia membeli terlebih dahulu dengan harga tertentu, kurang lebih Rp 100 ribu per meter, dan kemudian pada saat akan digunakan, negara membayar lebih besar dari pada jumlah itu sekitar Rp 500 ribu per meter. Kami akan dalami lagi kasus ini dan akan kami lengkapi lagi bukti-bukti untuk mencari calon tersangka lain,” katanya.

Untuk tersangka baru, lanjut Asep Nana Mulyana, dimungkinkan ada. Namun pihaknya enggan menduga-duga sebelum ada alat bukti yang cukup. “Tersangka baru kemungkinan itu ada, nanti kita lihat dulu ya, tentu kami tidak mau mengandai-andai kami tidak akan menduga-duga penetapan tersangka ataupun pihak-pihak yang tersangkut pidana tentu dengan alat bukti yang cukup, kami tentu akan bertindak professional. Sekarang (tersangka-red) dititipkan di rutan pandeglang,” katanya. (yas)

Laman sebelumnya 1 2
Sponsored Content

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button