Nusantara

Keren, Secara Swadaya Warga Sumbar Bangun Museum Perang

“Sampai sekarang kami tidak memungut biaya masuk, namun kami menyediakan kotak jika ada pengunjung berpartisipasi atau mendukung berjalannya museum ini,” tambahnya.

Pihaknya bertekad menjadikan museum tersebut sebagai sarana edukasi sejarah tidak saja bagi warga setempat namun juga daerah lainnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Budaya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Padang Pariaman, Suhatman mengatakan, Museum Perang Sintuk merupakan museum satu-satunya yang ada di kabupaten itu.

Berita Terkait

“Tentu dengan keberadaannya diharapkan mampu memberikan nilai positif bagi masyarakat Padang Pariaman terutama bagi dunia pendidikan,” ujarnya.

Apalagi, lanjut dia, tema yang diangkat oleh museum tersebut tentang nilai-nilai sejarah perjuangan yang ada di Padang Pariaman sehingga dapat memberikan wawasan kepada masyarakat dan memberikan kebanggaan tersendiri bagi generasi sekarang bahwa pendahulunya juga ikut andil dalam perjuangan kemerdekaan.

Ia mengatakan atas dasar tersebut Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman sedang melakukan pembinaan intensif terkait keberadaan museum itu.

“Kami sedang mengupayakan mengeluarkan Izin Pendirian dan Izin Operasional. Dengan ada izin tersebut maka legalitas Museum Perang Sintuk secara kelembagaan dapat diakui,” katanya.

Setelah itu, tambahnya barulah keikutsertaan pemerintah baik kabupaten, provinsi maupun pusat dapat berkontribusi aktif dalam pengembangan museum ini untuk ke depannya. (aro)

Laman sebelumnya 1 2
Sponsored Content

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button