Nusantara

Beri Wawasan, KKI Gelar Pembinaan Praktik Kedokteran di Makassar

”Apabila masih ada dokter atau dokter gigi yang diadukan ke Majelis Kehormatan Disiplin Kedokteran Indonesia (MKDKI), maka sesuai dengan tugas dan fungsinya MKDKI yang merupakan lembaga independen diberikan amanah sesuai UU Praktik Kedokteran untuk dapat menegakkan disiplin ilmu kedokteran akan melakukan sidang profesi untuk dokter atau dokter gigi yang diadukan tersebut. Putusan MKDKI dapat berupa pencabutan STR apabila dokter atau dokter gigi tersebut dinyatakan melanggar disiplin profesi kedokteran yang berdampak pada pencabutan SIP-nya di tempat praktik,” tegas dokter gigi yang pernah menjabat Waka Puskes TNI ini.

Saat ini, kata dia, Konsil Kedokteran Indonesia sedang melakukan kerja sama interoperabilitas data STR dan SIP dengan pemda yang dapat diakses dengan sistem secara elektronik , sehingga ke depan dokter dan dokter gigi yang praktik dapat diketahui penyebaran lokasinya dan tidak boleh lebih dari tiga tempat sesuai dengan STR yang diterbitkan oleh Konsil Kedokteran Indonesia.

”Pada umumnya dokter dan dokter gigi yang ditugaskan di RS TNI senantiasa masa tugasnya sering berpindah-pindah sehingga memerlukan koordinasi dalam penetapan SIPnya agar tidak menjadi suatu masalah baik etik, displin dan hukum,” pungkasnya.

Dalam acara ini Materi ‘Pembinaan Profesi Dokter Dan Dokter Gigi’ disampaikan Dr dr Dollar SH MH, ketua Divisi Pembinaan KKI. Sedangkan materi ‘Tata cara Registrasi Dokter/Dokter Gigi dengan Sistem Elektronik, danSTR-KT’ diberikan dr Pattiselano Roberth Johan MARS, ketua Divisi Registrasi KKI. Acara berjalan interaktif dan komunikatif dengan moderator drg Nurdjamil Sayuti, MARS, ketua Divisi Pembinaan KKG.

Acara ini dihadiri Kepala RS TNI AL Jala Ammari Makassar, Kepala Lembaga Kedokteran Gigi TNI AL Yos Sudarso Makassar, para pejabat struktural di lingkungan RS TNI AL Jala Ammari Makassar dan Lembaga Kedokteran Gigi TNI AL YosSudarso Makassar dan Pejabat Fungsional Dokter dan Dokter Gigi di Lingkungan RS TNI AL Jala Ammari Makassar dan Lembaga Kedokteran Gigi TNI AL YosSudarso Makassar.

Sedangkan pada 8 April 2021, pembinaan dilaksanakan di Dinas Kesehatan Sulsel. Dalam kesempatan ini, hadir Kepala Dinas Kesehatan Sulsel, Ketua IDI Wilayah, Direktur RSUD Makassar. Dalam kegiatan tersebut KKI juga melakukan monitoring evaluasi dengan kasus yang ada di wilayah tersebut. (aro)

 

Laman sebelumnya 1 2
Sponsored Content
Back to top button