Nusantara

Perbaikan Jalan Nasional Rangkasbitung-Cigelung Tak Sesuai Spek

Warga Akan Lapor ke Mabes Polri

Menurutnya, pihak penyelenggara jalan Nasional Wilayah I Banten, hendaknya cermat dalam mengawasi dan menganggarkan, sehingga dalam pelaksanaannya tidak terkesan aji mumpung dan hanya memboroskan anggaran.

“Coba lihat jalan dalam Kota Rangkasbitung. Katanya Kabupaten Lebak sudah tidak lagi menyandang predikat sebagai Kabupaten Tertinggal, sebagaimana yang tertuang dalam Keputusan Menteri Desa PDTT Nomor 79 Tahun 2019, tentang Penetapan Kabupaten Daerah Tertinggal yang terentaskan tahun 2015-2019. Namun faktanya, jalan dalam Kotanya saja, amburadul. Jelas ini menjadi potret buruk kinerja PPK Jalan Nasional Wilayah 1 Banten,” terangnya.

Salah seorang sumber INDOPOSCO menduga, buruknya kondisi jalan dan jebatan di ruas jalan Nasional Rangkasbitung-Ciigelung, karena pekerjaan pembangunan jalan dan jembatan Nasional tersebut mensubkan lagi pekerjaan dari pemenang tender kepada oknum PPK,sehingga pekerjana jalan dan jembatan tidak maksimal.

”Isunya kontraktor pemenang tender ensubkan kembali pekerjaan kepada oknum PPK,” ujar seorang sumber media ini yang tidak bersedia ditulis namanya.

Adanya isu sub kontrak pekerjaan dari kontraktor kepada PPK ini dibantah oleh Sunarto, PPK 3 PJN Banten 1 ruas Rangkasbitung Cigelung.

”Astagfirullah, Itu tidak mungkin dan tidak masuk akal jika kami menerima sub pekerjaan dari kontraktor.Semua pekerjaan dilakukan oleh kontraktor dan kami mengawasi hasil pekerjaan mereka,” ujar Sunarto kepada INDOPOSCO melalui pesan WhatsApp, Rabu (31/3/2021).

Ia mengatakan, kerusakan jembatan Ciujung Baru berulangkali dalam setahun,karena disebabkan lantai jembatan juga keropos silih berganti. ”Kerusakan jembatan berulang kali dalam setahun,kaream lantai jembatan juga keropos silih berganti,” jelasnya.

Sebagaimana dikatahui,dalam setahun terakhir terjadi tiga kali perbaikan jembatan Ciujung Baru,sehingga semua jenis kendaraan dialihkan masuk ke dalam kota Rangkasbitung. Sehingga hal ini memicu terjadi kemacetan panjang di jalan Ahmad Yani dan pasar Rangkasbitung. Serta membuat jalam di dalam kota Rangkasbitung mengalami kerusakan parah akibat kebdaraan bertonase besar melintasi jalan dalam kota Rangkasbitung.

Untuk perbaikan sekarang ini, diperkiran memakan waktu selama sepekan. Mulai 29 Maret hingga 4 April 2021. Praktis semua jenis kendaran dari arah Pandeglang ke Jakarta maupun sebaliknya dialihkan masuk ke dalam kota Rangkasbitung yang tidak sesuai dengan kelas jalan. (yas)

Laman sebelumnya 1 2
Sponsored Content
Back to top button