Nusantara

Akui Salah, Ketua Balakasuta Siap Dibimbing MUI Pandeglang

“Untuk mengantisipasi terjadi hal yang tidak diinginkan, perlu penanganan dan antisipasi secara cepat oleh Bakor Pakem Kabupaten Pandeglang, dengan mendalami para pengikut dan ajaran tersebut agar dapat diketahui maksud dan motifnya,” ucapnya.

“Selanjutnya untuk mencegah reaksi dari masyarakat sekitar Kecamatan Cigeulis, kita masih mengamankan agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan. Sehingga dalam proses ini, saya berharap agar masyarakat tidak memberikan pernyataan apapun yang belum pasti kebenarannya melalui media sosial, sehingga tidak menimbulkan keresahan,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Pandeglang, Tb Hamdi Ma’ani membenarkan, berdasarkan hasil konfirmasi dan keterangan ketua dan ke-16 orang tersebut telah menganut aliran yang menyimpang.

“Dan setelah saya lakukan wawancara dengan pimpinan Abah Arya, apa yang telah disampaikannya normal tidak ada yang sesat, namun menyimpang cara mandi bersama-sama itu. Dan Abah Arya mengakui kesalahannya, namun itu semua harus saya bahas dengan para fatwa MUI,” jelasnya.

Tb Hamdi menambahkan, ke-16 orang tersebut siap untuk dibimbing. “Abah Arya dan pengikutnya siap untuk di bimbing oleh MUI Kecamatan Cigeulis. Mereka telah mengakui kesalahan dan akan bertobat dengan para pengikutnya,” tambahnya.

“Tinggal kita simpulkan untuk membina para pengikuti aliran Hakekok tersebut. Agar kembali ke jalan yang benar dan juga masyarakat Kecamatan Cigeulis agar dapat menerima kehadiran mereka kembali,” tuturnya. (yas)

Laman sebelumnya 1 2
Sponsored Content
Back to top button