Nusantara

Dukung Progam Ketahanan Pangan Pemerintah, Lapas IIB Atambua Panen Jagung 50 Ton

“Apa yang dilakukan Lapas Atambua ini jadi contoh bagi institusi lain untuk kembangkan hal-hal positif dalam mendukung kesejahteraan warga masyarakat, terbukti salah satu hasilnya yakni di sektor pertanian dan peternakan,” terang Samuel.

Kesempatan itu, Samuel menawarkan pada Lapas Atambua untuk hasil panennya bisa dipasarkan ke pihak PT Flobamor yang siap menerima hasil produksi. Samuel berharap, rangkaian kegiatan hingga produksi ini terus ditata untuk menambah nilai ekonomi yang lebih tinggi dan akan memberikan peningkatkan kesejahteraan bagi warga binaan Lapas Atambua.

“Sehingga sekembalinya ke tengah masyarakat tdk bergantung pada org karena telah memiliki ilmu dan pengalaman selama di Lapas,” tutup dia.

Kalapas IIB Atambua Edward Hadi mengatakan, pembinaan kemandirian merupakan salah satu bentuk program pembinaan terhadap warga binaan guna memberikan bekal, agar kembali ke tengah masyarakat menjdi warga yang baik, bertanggungjawab memiliki ketrampilan untuk membuka usaha.

“Mereka memanfaatkan waktu dengan menanam jagung,” ujarnya.

Dituturkan, kegiatan yang dilaksanakan Lapas Atambua meliputi, pembinaan pertanian dimana menanam jagung, padi, sayur mayur dan palawija. Selain itu pembinaan di sektor peternakan, ada ternak sapi dan ayam potong. ”Para warga binaan seolah ingin menunjukkan bahwa walaupun mereka sedang menjalani hukuman, tetapi mereka tetap produktif,” tutupnya.

Kegiatan berkebun ini merupakan pembinaan kemandirian yang dilakukan Lapas IIB Atambua untuk bekal kemandirian dan agar setelah mereka selesai menjalani hukuman di dalam Lapas, mereka dapat diterima kembali di lingkungan masyarakat karena telah mempunyai keterampilan. (gin)

Laman sebelumnya 1 2
Sponsored Content
Back to top button