Nusantara

Gubernur Banten Tekankan Sinkronisasi Data Penanganan Covid-19

“Pengalaman Kota Tangerang Selatan, dari 14 indikator yang digunakan pakar di BNPB, persoalan input data menjadi penting,” tegas Gubernur.

“Sinkronisasi saluran informasi satu data menjadi penting. Perlu optimalisasi konsolidasi data pelaporan kegiatan antara Pemerintah Daerah, Polri, dan TNI,” pungkasnya.

Dalam kesempatan itu Walikota Tangerang Arief Wismansyah melaporkan di Kota Tangerang memang ada kenaikan positive rate. Namun kasus bulan Februari sudah lebih rendah dibanding bulan Januari.

“Dari PPKM Mikro kasus menurun dengan menekan kegiatan masyarakat, kegiatan aman bersama serta launching Kampung Tangguh bersama Polri,” ungkapnya.

“Di Kota Tangerang layanan rumah sakit sudah mencukupi. Untuk kegiatan vaksinasi, hari ini selesai,” pungkas Arief.

Turut hadir Asda Pemerintahan dan Kesra Setda Provinsi Banten Septo Kalnadi, Kadinkes Provinsi Banten Ati Pramudji Hastuti, Kepala Bappeda Provinsi Banten Muhtarom, Kadinsos Provinsi Banten Nurhana, Karo Adpim Setda Provinsi Banten Beni Ismail, Kaplores Metro Tangerang Kombes Pol Deonijiu de Fatima, Dandim 0506/ Tangerang Kolonel Inf Bambang Hery Tugiyono, serta beberapa kepala OPD di lingkungan Kota Tangerang. (yas)

Laman sebelumnya 1 2
Sponsored Content
Back to top button