Nusantara

Dukung PEN, Bea Cukai Yogyakarta Berhasil Kumpulkan Miliaran Devisa Ekspor

Pada kesempatan ini pula, Bea Cukai Yogyakarta memberikan pelayanan ekspor pada salah satu perusahaan yang mendapatkan fasilitas KITE IKM (Kemudahan Impor Tujuan Ekspor Industri Kecil dan Menengah), yaitu PT. Harimau.

PT Harimau merupakan pelopor perusahaan berfasilitas KITE IKM di Yogyakarta sejak tahun 2017. Meskipun di tengah pandemi, perusahaan ini memanfaatkan fasilitas KITE IKM dengan baik, sehingga terus eksis menyumbang devisa negara melalui eksportasinya. Kali ini, barang produksi PT. Harimau berupa wearpack safety akan diekspor ke Korea melalui Pelabuhan Tanjung Emas.

“Ekspor kali ini menyumbang devisa negara sebesar 37.240 USD atau senilai kurang lebih Rp 520.000.000, dan merupakan nilai yang cukup besar untuk perusahaan sekelas IKM,” ungkap Hengky.

Dalam upaya mendukung program PEN, Bea Cukai Yogyakarta juga terus menyosialisasikan fasilitas KITE IKM kepada para pengusaha IKM, agar dapat memanfaatkan fasilitas ini seperti PT. Harimau. “Fasilitas KITE-IKM ini merupakan kebijakan yang diberikan oleh pemerintah melalui Bea Cukai berupa insentif fiskal dan kemudahan prosedural untuk impor bahan baku oleh IKM, yang menjadikan biaya produksi atas barang jadi yang diekspor dapat ditekan menjadi lebih rendah,” tambah Hengky.

Lebih rendahnya biaya untuk produksi, menjadikan harga akan lebih murah dan menjadikan hasil produksi IKM lebih kompetitif di pasar global. Kegiatan produksi yang dimaksud adalah proses pengolahan bahan baku sehingga menciptakan produk baru dengan nilai tambah (value added) yang lebih tinggi. Insentif fiskal yang diberikan oleh KITE IKM berupa pembebasan Bea Masuk, PPN, dan PPN Barang Mewah atas impor bahan baku, mesin, dan barang contoh oleh IKM.

“Mari kita wujudkan IKM Yogyakarta berani ekspor dengan memanfaatkan fasilitas KITE IKM,” pungkas Hengky. (ipo)

Laman sebelumnya 1 2
Sponsored Content
Back to top button