Headline

Ngeri, 1.309 Orang Terindikasi Covid-19 Masa Pengetatan Lebaran

INDOPOSCO.ID – Selama 12 hari masa pengetatan arus balik Lebaran, sebanyak 1.309 orang terindikasi positif Covid-19 sesuai hasil Swab Antigen secara acak. “Sejak 15 Mei sampai dengan 27 Mei 2021, telah dilakukan swab antigen yang kedapatan terpapar positif Covid-19 sebanyak 1.309 orang,” kata Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol Istiono dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Juma t (28/5/2021).

Korlantas Polri mengadakan tes swab antigen acak di sejumlah pos penyekatan wilayah Jabodetabek selama masa pengetatan arus balik Lebaran 2021 sejak 15-27 Mei 2021. Tes swab antigen acak tersebut dalam rangka memutus mata rantai penyebaran Covid-19, memastikan masyarakat yang melakukan perjalanan balik dari mudik lebaran ke wilayah Jabodetabek benar-benar terbebas dari Covid-19.

Menurut Istiono, selama 12 hari masa pengetatan arus balik pihaknya telah memeriksa lebih kurang 820 ribu dokumen persyaratan melakukan perjalanan di masa larangan mudik Lebaran. “Dari data tersebut yang dilengkapi dokumen kesehatan sebanyak 540 ribu sedangkan yang tidak memiliki dokumen sebanyak 283 ribu,” ujarnya.

Istiono menyampaikan Korlantas Polri tetap melakukan pengetatan dengan mengecek surat bebas Covid-19 bagi pengendara yang memasuki wilayah Jabodetabek di 140 titik hingga 31 Mei mendatang.

Hingga Kamis (27/5/2021) malam Istiono meninjau Posko Drive Thru Rapid Test Antigen Arus Balik Lebaran Tahun 2021, tepatnya di parking bay Cibatu, KM 34 Tol Cikampek arah Jakarta, guna memastikan pengetatan tetap berjalan.

Dalam peninjauannya, Istiono didampingi juga oleh Kabagobs korlantas polri Kombes Pol Rudi Antariksawan dan kadenwal korlantas Polri kombespol Juni dan Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Sambodo Purnomo Yogo, serta Direktur Utama PT Jasa Raharja Budi Rahardjo.

Istiono mengatakan, masa pengetatan diperpanjang hingga 31 Mei mendatang sesuai dengan kebijakan pemerintah pusat. “Saya sampaikan bahawasanya setelah tanggal 24 Mei kemarin masa pengetatan, pemerintah telah menerbitkan kebijakan perpanjanagan pengetatan perjalanan setelah peniadaan mudik sampai tanggal 31 Mei. Oleh karena itu, Polri menyesuaikan untuk melakukan kegiatan rutin yang ditingkatkan hingga tanggal 31 Mei,” terangnya.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button