Nasional

Hadapi Krisis Global, Kementan Ajak Semua Stakeholder Jaga Ketahanan Pangan

Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji menyampaikan apresiasi ajakan Irjen Kementan dalam menjaga pangan nasional. Sejalan dengan hal itu, kata Sutarmidji, pihaknya telah membuat program jangka pangan yang fokus pada sektor pertanian.

“Saya waktu di awal jadi gubernur juga sudah langsung fokus membuat program jangka panjang mengenai pangan. Dan masalah pangan yang dibenahi adalah hulu hilirnya. Alhamdulillah beras kita sudah surplus dan selama beberapa bulan terakhir kita tidak lagi menjadi penyumbang inflasi di Kalbar,” katanya.

Disisi lain, Sutarmidji mengatakan bahwa produksi hortikultura di Kalbar terus mengalami peningkatan. Bahkan saat ini pihaknya fokus menargetkan kebutuhan ekspor mengingat kebutuhan dalam negeri di daerah Kalbar sudah tercukupi.

“Tapi selain itu kita juga terus mengembangkan produk pertanian lokal yang memiliki peluang nilai ekspor. Insyaallah kita ingin Kalbar bisa swasembada memenuhi kebutuhan sendiri,” ujarnya.

Perlu diketahui, Rapat Koordinasi (Rakor) Pengawasan Bidang Ketahanan Pangan di Pontianak ini dipimpin langsung Irjen Jan Samuel Marinka dan dihadiri Kepala Kapikda Kalbar Irjen Suryanbodo Asmoro, Kepala Kejaksaan Tinggi Provinsi Kalbar Dr. Masyhudi, SH., MH, Perwakilan Pemerintah Provinsi Kalbar, BPKP Perwakilan Kalbar, dan Kepala UPT lingkup Pertanian di Prov. Kalbar.

Inspektur 3 Itjen Kementan, Fuadi AK, MPA menambahkan bahwa rapat koordinasi ini dilakukan untuk menguatkan dialog bersama antar stakeholders Se-Provinsi Kalimantan Barat dalam rangka konsolidasi dan bersinergi menjaga pangan nasional.

“Koordinasi ini melibatkan Gubernur, Aparatur Pengawas Intern Pemerintah (APIP). Dimulai dengan Kota Pontianak, kemudian dilanjutkan ke Singkawang untuk berkoordinasi dengan stakeholders Kota Singkawang dan Kabupaten Sambas,” katanya.(srv)

Laman sebelumnya 1 2
Sponsored Content
Back to top button